Derby Klasik Rusuh, Bus Pemain Diserbu dan 3 Pendukung Meninggal

Derby Klasik Rusuh, Bus Pemain Diserbu dan 3 Pendukung Meninggal

Posted on

Derby klasik Liga Honduras antara Olimpia melawan Motagua yang sebenarnya dihelat, Sabtu (17/8) di Stadion Nasional, harus ditunda. Hal tersebut usai berlangsung kericuhan dan bus kesebelasan Motagua diserbu oleh pendukung tuan rumah.

Hampir serupa dengan di Indonesia, pertandingan derby Honduras memang lumayan memanas. Olimpia melawan Motagua telah bertemu semaksimal 177 kali. Olimpia memenangi 69 laga, berbanding 37 punya Motagua.

Namun begitu, pada Sabtu (17/8) edisi ke-70 harus ditunda. Hal tersebut usai bus yang mengantarkan skuat Motagua diserbu oleh pendukung tuan rumah. Sejumlah pemain mereka sampai-sampai dilarikan menuju rumah sakit.

Tidak hanya ini, dilansir Diez. hn berlangsung kericuhan di luar stadion. Kabarnya paling tidak 50-an pendukung terluka, dan 3 lain meninggal dunia. Kepanikan berlangsung didalam stadion karena kepolisian setempat menembakkan gas air mata untuk melerai masa. Laga alhasil ditunda.

“Kami sekarang tengah bingung dan selekasnya pergi dari hotel sebab kondisi tetap tak jua kondusif, ” berucap bintang Motagua, Diego Vazquez dilansir Diez.

Vazque menceritakan teror saat akan tampil dalam kandang Olimpia. “Mereka pernah melempari kami dengan botol dan benda-benda lain, ” lanjut ia.

Presiden Motagua, Pedro Atala, mengatakan jika kondisi stadion amat mencekam. Padahal, pasukannya sempat menjalani pemanasan menyongsong laga.

“Padahal ini merupakan sepakbola namun dicampur dengan kekerasan. Aku kira mesti terdapat suspensi yang tegas dari operator liga, ” kata Atala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *